IKPPI dan Pupuk Kaltim Gelar Gema Pemuda 2026, Satukan Generasi Muda untuk Berkarya Bagi Negeri

Organisasi362 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | Jakarta, 30 Mei 2026 – Menjelang peringatan 100 tahun Kongres Pemuda Pertama 1926, Ikatan Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI) bersama sekitar 60 organisasi perempuan menggelar Gema Pemuda 2026: Bersatu, Berkarya, Berdaya Upaya untuk Negeri di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 30 Mei–1 Juni 2026.

 

banner 336x280

IKPPI bekerjasama dengan Pupuk Kaltim ini berlangsung selama tiga hari secara gratis dan ditargetkan dihadiri sekitar 5.000 pemuda dari berbagai daerah di Indonesia. Acara tersebut juga menghadirkan dialog langsung dengan 12 kementerian sebagai bentuk percepatan pemberdayaan generasi muda.

 

Ketua IKPPI, Sinda Sutadisastra menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang nyata pemberdayaan perempuan sekaligus penguatan peran generasi muda dalam pembangunan nasional.

 

“Kami mempromosikan kekuatan pemberdayaan perempuan sebagai mentor kepemimpinan dan ketahanan keluarga. Panitia kami rata-rata anak SMA dan mahasiswa, semua di bawah usia 21 tahun. Mereka kami hadapkan langsung pada penyelenggaraan acara nasional agar memiliki pengalaman memimpin,” ujar Sinda Sutadisastra di sela kegiatan, Sabtu (30/5).

 

Menurutnya, 12 kementerian yang terlibat hadir memberikan pendampingan secara gratis di berbagai bidang, mulai dari ketahanan pangan, pertanian, kehutanan, UMKM, ekonomi kreatif, sosial, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), hingga Kantor Komunikasi Presiden.

 

“Semua hadir untuk membimbing generasi penerus bangsa agar siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

 

Momentum Gema Pemuda 2026 juga bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, yang sekaligus dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali semangat Kongres Pemuda Pertama tahun 1926.

 

Penasehat panitia, Utje Gustaaf, menilai masyarakat selama ini lebih banyak mengenal Sumpah Pemuda 1928 dibanding Kongres Pemuda Pertama yang berlangsung pada akhir April hingga awal Mei 1926 di Jakarta.

 

“Kita sering terpaku pada Sumpah Pemuda 1928, padahal Kongres Pemuda Pertama 1926 adalah tonggak awal persatuan pemuda Indonesia. Di tengah situasi penjajahan yang sulit, mereka tetap mampu bersatu. Semangat itulah yang ingin kami hidupkan kembali untuk membangun kemandirian ekonomi dan persatuan bangsa,” ujar Utje Gustaaf.

 

Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menghadirkan berbagai kegiatan bertema budaya, ekonomi kreatif, dan penguatan persatuan nasional.

 

Pada hari pertama, peserta disuguhi parade silat pendekar Nusantara, pertunjukan seni tradisi yang dikemas secara modern, fashion show batik dan tenun, serta sesi mentoring dari BPJS Ketenagakerjaan dan sertifikasi konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Hari kedua difokuskan pada penguatan UMKM dan ketahanan pangan melalui parade budaya daerah, bazar kuliner Nusantara, serta forum diskusi kelompok (FGD) bersama 12 kementerian mengenai strategi pemasaran produk, mulai dari pasar tatap muka, pemasaran digital nasional, hingga peluang ekspor.

 

Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan ketahanan pangan keluarga, termasuk strategi penghematan kebutuhan rumah tangga hingga Rp1,5 juta per bulan.

 

Sementara itu, puncak acara pada 1 Juni diisi dengan pertunjukan pencak silat daerah, Pawai Obor Nasional bertajuk “Satu Obor, Satu Tekad” bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta workshop pembuatan lampu hias berbahan pipa pralon dan produk ramah lingkungan.

 

Sinda Sutadisastra menegaskan bahwa Gema Pemuda 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi yang dekat dengan masyarakat.

 

“Peresmian ini bukan untuk pejabat, tetapi untuk masyarakat. Kami ingin diskusi berjalan santai, efisien, dengan biaya murah namun hasil maksimal. Pemuda harus bersatu bukan hanya di jalan, tetapi juga dalam karya nyata untuk Indonesia,” tutupnya.

 

Informasi Kegiatan:

Acara: Gema Pemuda 2026 – Bersatu, Berkarya, Berdaya Upaya untuk Negeri

Tanggal: 30 Mei – 1 Juni 2026

Lokasi: Lapangan Banteng, Jakarta Pusat

Penyelenggara: IKPPI – Ikatan Pejuang Perempuan Indonesia

Bekerjasama: IKPPI & Pupuk Kaltim

 

Gema Pemuda 2026 menjadi ruang perjumpaan gagasan dan aksi nyata generasi muda Indonesia untuk memperkuat persatuan, kemandirian ekonomi, dan ketahanan sosial bangsa. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melahirkan pemuda berdaya, berkarakter, dan siap mengambil peran strategis bagi masa depan Indonesia.

 

 

(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *