Gambut Jadi Medan Tempur, Satga

TNI43 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | Banjarbaru – Perjuangan pantang menyerah kembali ditunjukkan personel Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan rawan kebakaran. Memasuki hampir satu bulan pelaksanaan operasi pemadaman, semangat para personel tak surut untuk terus melakukan pembasahan dan penyekatan titik api, khususnya di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, yang berada tidak jauh dari Bandara Syamsudin Noor, Kamis (03/09/2026).

 

banner 336x280

Di tengah kondisi cuaca dan medan yang penuh tantangan, personel Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor tetap bergerak menyusuri kawasan gambut untuk memastikan bara api yang berpotensi muncul kembali dapat dikendalikan. Penanganan tidak hanya dilakukan pada titik api yang terlihat di permukaan, tetapi juga menyasar potensi bara yang masih bertahan di bawah permukaan tanah.

 

Medan yang dihadapi pun tidaklah mudah. Kawasan gambut dengan kedalaman mencapai 1 hingga 3 meter menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kondisi tersebut membuat api dapat bertahan dan kembali menyala dari bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah berhasil dipadamkan. Untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses kendaraan, personel harus berjalan kaki menembus kawasan gambut sembari memikul berbagai perlengkapan pemadam. Mesin pompa, gulungan selang, peralatan pendukung hingga perbekalan logistik harus dibawa secara manual menuju lokasi penanganan.

 

Langkah demi langkah ditempuh. Keringat dan rasa lelah menjadi bagian dari perjuangan para personel di lapangan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk memastikan kawasan sekitar Bandara Syamsudin Noor tetap aman dari ancaman Karhutla.

 

Bukan hanya kekuatan fisik, kekompakan menjadi modal penting dalam menghadapi panjangnya operasi di lapangan. Di tengah tekanan fisik dan mental yang menguras stamina, rasa kekeluargaan antar personel menjadi sumber kekuatan untuk menjaga semangat tetap menyala.

 

Sesekali terdengar canda dan gurauan di sela-sela tugas. Tawa sederhana menjadi cara mereka mengusir rasa jenuh sekaligus mengembalikan energi setelah berjibaku dengan medan gambut. Kekompakan tersebut menjadi gambaran bahwa perjuangan menghadapi Karhutla bukan hanya tentang alat dan tenaga, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat pantang menyerah.

 

Dengan semangat “pantang menyerah sebelum api benar-benar padam”, personel Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Setiap pembasahan dan penyekatan menjadi bagian dari langkah nyata untuk mencegah api kembali membesar sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kawasan strategis di sekitar Bandara Syamsudin Noor.

(Pen Lanud Sjamsudin Noor)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *