Kapendam XVIII/Kasuari: Jangan Terprovokasi, TNI-Polri Pastikan Fakta Kasus Aifat Timur Tengah

TNI253 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | Manokwari – Kapendam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa TNI bersama Polri terus mendalami secara menyeluruh dugaan tindak kekerasan terhadap tiga warga masyarakat di wilayah Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, yang terjadi pada 13 Agustus 2026.

 

banner 336x280

Kapendam XVIII/Kasuari mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan dan memperkeruh situasi,” tegas Kapendam XVIII/Kasuari.

 

TNI-Polri menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas. Ketiga korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Selebesolu Sorong.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal, luka yang dialami para korban tidak menunjukkan indikasi luka tembak, namun terdapat dugaan luka akibat benda atau senjata tajam. Temuan tersebut masih terus didalami untuk memastikan fakta sebenarnya.

 

Selain itu, berdasarkan pengecekan awal di lapangan, tidak ditemukan adanya pasukan TNI yang sedang melaksanakan operasi di sekitar wilayah Ainod pada saat kejadian.

 

Kapendam menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hasil pengecekan awal dan proses penyelidikan masih terus berjalan. Karena itu, seluruh pihak diminta memberikan ruang kepada aparat untuk mengungkap fakta berdasarkan bukti dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabksn.

 

TNI-Polri bersama pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Maybrat dan Papua Barat Daya.

 

Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarluaskan foto, video, maupun narasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya karena dapat memicu kesalahpahaman serta memperbesar keresahan di tengah masyarakat.

 

“Mari kita jaga Maybrat tetap aman, damai dan kondusif. Percayakan proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang dan mari bersama-sama menjaga kedamaian Papua Barat Daya,” pungkas Kapendam XVIII/Kasuari. (Pendam XVIII/Kasuari)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *