Korban Kebakaran Hong Kong Bertambah, 44 Tewas dan 45 Kritis

Berita308 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | HONG KONG, 27-11-2025 — Jumlah korban tewas dalam kebakaran besar yang melanda kompleks bangunan di Hong Kong bertambah menjadi 44 orang, sementara 45 lainnya dalam kondisi kritis dan dirawat di berbagai fasilitas kesehatan. Otoritas Hong Kong mengonfirmasi angka tersebut dalam konferensi pers resmi yang digelar pada Jumat (waktu setempat).

Dalam keterangannya, pejabat setempat menyatakan bahwa operasi pemadaman dan penyelamatan masih berlangsung. Seluruh tim darurat, termasuk dinas pemadam kebakaran dan layanan medis, dikerahkan untuk menangani kejadian ini.

banner 336x280

“Pembaruan akan kami sampaikan secara berkala. Fokus utama saat ini adalah penyelamatan korban serta pengendalian api sepenuhnya,” ujar perwakilan otoritas dalam konferensi pers tersebut.

Tantangan Pemadaman di Malam Hari

Menjawab pertanyaan media terkait proses pemadaman yang memakan waktu lama, dinas pemadam kebakaran menyebut sejumlah faktor yang memperlambat penanganan di lapangan. Salah satu kendala utama adalah kondisi malam hari yang minim cahaya, sehingga meningkatkan risiko keselamatan petugas.

Selain itu, suhu ekstrem di dalam gedung membuat proses evakuasi dan penjangkauan ke area terdampak menjadi lebih sulit. Menurut petugas, suhu di lantai atas bangunan masih sangat tinggi, sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati untuk menembus area paling parah terkena dampak api.

Meski demikian, otoritas memastikan bahwa api di empat bangunan sudah berhasil dikendalikan. Upaya pemadaman saat ini terfokus pada titik-titik api yang masih berpotensi meluas ke bangunan lain.

Tiga Orang Ditangkap

Di tengah operasi penyelamatan yang masih berlangsung, polisi Hong Kong mengumumkan penangkapan tiga pria yang diduga terkait kebakaran mematikan tersebut. Penangkapan itu diumumkan dalam pernyataan singkat kepolisian pada Kamis pagi.

Seorang petugas polisi mengonfirmasi penahanan para tersangka kepada AFP, namun belum memberikan rincian mengenai dugaan keterlibatan mereka. Kepolisian berjanji akan menyampaikan penjelasan lebih lanjut dalam konferensi pers berikutnya.

Kebakaran tersebut diketahui terjadi di kompleks hunian bertingkat tinggi Wang Fuk Court, yang terdiri atas sekitar 2.000 unit apartemen. Insiden ini disebut sebagai salah satu kebakaran paling mematikan yang pernah terjadi di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir.

Api Menyala Berjam-jam

Hingga pukul 05.40 waktu setempat, sebagian area kompleks Wang Fuk Court masih terlihat terbakar. Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong menerima laporan pertama pada pukul 14.51 siang sehari sebelumnya. Sejak saat itu, sekitar 800 personel darurat dikerahkan ke lokasi.

Media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang menganggap laju penyebaran api sebagai sesuatu yang “tidak biasa”. Polisi bersama otoritas perumahan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Fokus Evakuasi dan Bantuan Korban

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Hong Kong menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan api benar-benar padam, mengevakuasi korban, serta memberikan dukungan bagi para penyintas dan keluarga korban.

Pemerintah juga berjanji akan mengusut penyebab kebakaran secara menyeluruh dan mengevaluasi kembali prosedur keselamatan di gedung-gedung hunian bertingkat tinggi di wilayah tersebut.

Hingga kini, operasi pencarian masih dilakukan terhadap kemungkinan adanya korban yang belum ditemukan. Tragedi ini menyisakan duka mendalam, dengan banyak keluarga masih menanti kabar keberadaan anggota mereka yang dilaporkan hilang.

(red/Handy)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *