Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Etomidate Jaringan Internasional, Cegah Produksi 14 Ribu Cartridge

Polri1375 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | JAKARTA — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar laboratorium rahasia atau *_clandestine laboratory_* yang digunakan untuk memproduksi cartridge vape mengandung etomidate. Seorang warga negara China diamankan dalam pengungkapan jaringan internasional tersebut.

 

banner 336x280

Pengungkapan berawal dari penindakan pada Minggu (9/8/2026) di sebuah apartemen di wilayah Tangerang. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian menemukan lokasi lain yang berkaitan dengan aktivitas tersebut di Apartemen Gold Coast, Penjaringan, Jakarta Utara.

 

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan apartemen tersebut disamarkan sebagai tempat tinggal. Pelaku mendesain bagian tertentu dari ruangan untuk dijadikan tempat produksi cartridge vape yang mengandung etomidate.

 

“Polda Metro Jaya mengungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China. Apartemen tersebut digunakan sebagai tempat produksi narkotika golongan II jenis etomidate,” ujar Kombes Ahmad David.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aktivitas produksi dan peredaran tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Dalam kurun waktu itu, pelaku diduga telah melakukan tiga kali penjualan dengan jumlah keseluruhan mencapai 15.000 cartridge yang mengandung etomidate di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

Pemasaran dilakukan dengan sistem *drop point*, yakni meletakkan barang pada titik tertentu untuk diambil pembeli. Komunikasi dan transaksi antara pelaku dengan pembeli dilakukan melalui media sosial.

 

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik mengamankan 350 cartridge etomidate siap edar serta sekitar 2,8 kilogram bahan baku. Apabila seluruh bahan tersebut diproduksi, diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 14.000 cartridge yang mengandung etomidate.

 

“Kami juga menemukan bahan baku yang diduga diimpor dari Vietnam. Seluruh barang bukti, termasuk peralatan pendukung produksi, telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

 

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Penyidik masih mendalami jaringan pemasok bahan baku, jalur distribusi, transaksi, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

Kombes Ahmad David mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba dengan menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *