Respons Cepat Pos TNI AL Selatpanjang Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Terakhir Kapal Karam di Perairan Mengkikip Kepulauan Meranti

TNI AL386 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | TNI AL, Dumai,- Setelah melaksanakan operasi pencarian secara intensif selama empat hari, akhirnya Pos TNI AL (Posal) Selatpanjang bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat karamnya kapal pompong pengangkut pekerja penebang sagu di Perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/8/2026).

 

banner 336x280

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (3/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal pompong yang membawa empat orang pekerja penebang sagu diketahui bertolak dari Desa Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan Sungai Mertas untuk melaksanakan aktivitas penebangan pohon sagu.

 

Namun, saat melintasi Perairan Desa Mengkikip kondisi cuaca tiba-tiba memburuk. Angin kencang yang disertai gelombang tinggi menghantam kapal hingga oleng kesisi kiri. Tidak lama kemudian, gelombang besar kembali menerjang lambung kapal sehingga air dengan cepat memenuhi badan kapal dan menyebabkan pompong tenggelam.

 

Dalam kondisi darurat tersebut, dua orang korban berhasil menyelamatkan diri dengan memanfaatkan jerigen minyak sebagai alat bantu apung hingga akhirnya berhasil mencapai tempat yang aman, sementara dua korban lainnya dinyatakan hilang.

 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto segera mengerahkan personel Posal Selatpanjang untuk bergabung dalam operasi pencarian dan pertolongan. Selain memimpin langsung pencarian di lokasi kejadian, juga melaksanakan koordinasi secara intensif dengan Tim SAR Kepulauan Meranti dan Satpolair Polres Kepulauan Meranti guna mengoptimalkan pelaksanaan operasi SAR.

 

Upaya pencarian yang dilakukan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang dinyatakan hilang disekitar Perairan Desa Mengkikip dalam keadaan meninggal dunia. Kedua jenazah korban kemudian dievakuasi untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Ditempat yang berbeda, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah karamnya kapal pompong yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Danlanal Dumai menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut akan senantiasa hadir dan memberikan dukungan penuh dalam setiap operasi kemanusiaan, khususnya pencarian dan pertolongan di wilayah perairan.

 

“Apresiasi yang setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin antara Pos TNI AL Selatpanjang, Tim SAR Gabungan, Satpolair Polres Kepulauan Meranti, serta masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” ungkap Danlanal Dumai.

 

(Pen Lanal Dumai)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed