Sinergi Pelni, KSOP, dan Pelindo: KM Tidar Siap Angkut Bantuan Kemanusiaan ke NTT Secara Gratis

Sosial349 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok serta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Tanjung Priok, secara resmi menyatakan kesiapan penuh mendistribusikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di area operasional Pelni Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (21/8/2026), menegaskan sinergi terpadu penyediaan armada, fasilitas pelabuhan, serta pembebasan biaya pengiriman.

 

banner 336x280

KM Tidar Jadi Armada Utama Pengiriman Pertama

 

Kapal KM Tidar telah ditunjuk sebagai kapal pengangkut utama tahap pertama. Dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, 29 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, kapal diperkirakan tiba di Maumere, 2 September 2026 pukul 18.00–19.00 WITA dengan waktu tempuh sekitar tiga setengah hari.

 

KM Tidar menyediakan kapasitas khusus logistik kemanusiaan sebesar 50 ton/m³. Hingga saat ini bantuan terkumpul hampir 5 ton, sehingga ruang masih sangat luas. Bantuan diterima hingga 28 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.

 

Kepala Cabang Pelni DKI Jakarta, Ardi, menegaskan fleksibilitas waktu penerimaan:

 

“Selama belum ada instruksi penutupan dari pemerintah pusat dan kebutuhan di NTT masih ada, kami tetap menerima bantuan. Kemungkinan pengiriman lanjutan dengan kapal lain juga terbuka apabila masa tanggap darurat berlanjut.”

 

Bebas Biaya Penuh untuk Barang Bantuan

 

Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Utama Tanjung Priok memberikan dukungan regulasi penuh. Kepala Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Kurniawan, menyatakan:

 

“Bantuan kemanusiaan di atas kapal penumpang/feri dikenakan tarif 0% — gratis sepenuhnya. Kebijakan ini berlaku khusus untuk muatan barang, bukan tiket penumpang, dan telah disosialisasikan ke seluruh pemangku kepentingan pelabuhan.”

 

Kebijakan ini mengikuti prosedur standar tanggap darurat yang pernah diterapkan pada penanganan bencana di Sumatera dan Aceh.

Posko Terpadu Pelindo: Titik Kumpul Bantuan

 

Pelindo Cabang Tanjung Priok membuka Posko Bersama Kemanusiaan yang beroperasi di Tanjung Priok, Tanjung Perak (Surabaya), dan Makassar. General Manager Pelindo Cabang Tanjung Priok, Yandri, menjelaskan:

 

“Posko ini menerima sumbangan dari BUMN, mitra kerja, lembaga, komunitas, hingga masyarakat umum. Yang paling mendesak dibutuhkan: sembako, pakaian layak pakai, obat-obatan, perlengkapan bayi, dan makanan siap saji. Kami mengimbau agar memperhatikan masa kedaluwarsa barang demi keamanan penerima.”

Sinergi Tiga Pilar untuk Kemanusiaan

 

Kepala Cabang Pelni DKI Jakarta, Ardi, mengapresiasi kerja sama antarinstansi:

 

“Terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Ditjen Perhubungan Laut, KSOP, dan Pelindo atas dukungan penuh — bebas biaya, tempat posko, hingga koordinasi lapangan. Bersama-sama, kita pastikan bantuan sampai cepat dan utuh ke saudara kita di NTT.”

 

Posko tetap dibuka selama masa tanggap darurat belum dicabut pemerintah pusat. Kolaborasi Pelni (armada), KSOP (regulasi), dan Pelindo (fasilitas darat) membuktikan komitmen bersama mempercepat pemulihan dan meringankan beban masyarakat NTT.

(red/Mata)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed