Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT

Polri1303 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri.

Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

banner 336x280

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan.

“Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.”

K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban

Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo.

Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur.

Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan.

2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus

Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya:

* Peralatan SAR;
* Obat-obatan;
* Tenda lapangan;
* Makanan dan kebutuhan kelompok rentan;
* 10 unit Wi-Fi portable;
* Logistik pendukung lainnya.

Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas.

Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT

Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam.

Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik.

“Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi.

Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya.

Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini

Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan.

Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri.

Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia.

Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi

Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan.

Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center.

Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi.

Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak.

Polri Terus Bergerak

Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran.

Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap.

Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendirian.

(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *