Polda Banten Lanjutkan Penilaian Lomba SPPG Polri 2026, Dorong Inovasi Pelayanan Gizi untuk Masyarakat

Polri899 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | Tangerang – Polda Banten melanjutkan penilaian Lomba Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di sejumlah titik wilayah hukum Polresta Tangerang pada Senin (25/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan pemenuhan gizi yang profesional, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

banner 336x280

Adapun lokasi SPPG yang menjadi objek penilaian meliputi SPPG Raksa 15 Polresta Tangerang, SPPG Raksa 13 Polresta Tangerang, SPPG Raksa 5 Polresta Tangerang, SPPG Raksa 8, SPPG Dukuh Polresta Tangerang, serta SPPG Cikupa Almas.

 

Tim penilaian SPPG Polda Banten dipimpin oleh AKBP Maya Henny Hitijahubessy bersama tim yang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek pelayanan. Penilaian mencakup inovasi menu Makan Bergizi Berganda (MBG), tata kelola SPPG, ekosistem rantai pasok bahan baku, standar produksi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, perhatian terhadap wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal), hingga inovasi unggulan yang dikembangkan jajaran Polda maupun Polsek.

 

Dalam keterangannya, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Iwan Sonjaya menyampaikan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, namun menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pemenuhan gizi. “Melalui Lomba SPPG Polri Tahun 2026 ini, kami ingin mendorong seluruh jajaran untuk menghadirkan layanan gizi yang inovatif, profesional, produktif, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat. Setiap aspek penilaian dirancang untuk memastikan bahwa SPPG tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Iwan Sonjaya.

 

Ia menambahkan bahwa keberhasilan SPPG tidak hanya diukur dari kualitas makanan yang disajikan, tetapi juga dari sistem tata kelola, keamanan pangan, serta keberlanjutan rantai pasok yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM lokal.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir berbagai inovasi yang tidak hanya meningkatkan efektivitas kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih nyaman, humanis, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” tambahnya.

 

Pelaksanaan penilaian ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, khususnya dalam mendukung program pemenuhan gizi yang berkelanjutan.

 

Dengan dilaksanakannya penilaian tersebut, Polda Banten optimistis SPPG di wilayah hukumnya dapat terus berkembang menjadi model pelayanan pemenuhan gizi yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Bidhumas).

(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *