FKN-08 Konsolidasikan Relawan Dukung Program Pro-Rakyat Prabowo, Nehemia Lawalata: Lawan Ekonomi Serakah Dengan Pasal 33 UUD 1945

Organisasi42 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | JAKARTA, 11 Juli 2026 – Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08) menggelar Konsolidasi Rakyat Organ Relawan Pendukung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/7/2026). Mengusung tema “Konsolidasi Rakyat Mendukung Program Pro-Rakyat dan Pro-Kemandirian Bangsa”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, serta penyatuan langkah berbagai organisasi relawan dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para ketua umum organisasi relawan dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta para inisiator Forum Komunikasi Nasional-08. Ketua Panitia, Indria Febriansyah, menegaskan bahwa perjuangan relawan tidak berhenti setelah berakhirnya Pemilihan Presiden. Menurutnya, relawan memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal keberhasilan pemerintahan melalui partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.

banner 336x280

Indria menjelaskan bahwa FKN-08 dibentuk sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang menghimpun berbagai organisasi relawan tanpa menghilangkan identitas maupun kemandirian masing-masing organisasi.

“Forum Komunikasi Nasional-08 hadir sebagai rumah besar komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh organ relawan. Kita ingin memastikan semangat perjuangan yang telah mengantarkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata bagi masyarakat,” ujar Indria.

Soroti Tantangan Ekonomi Nasional

Pada sesi keynote speech, Nehemia Lawalata, S.E., mantan Sekretaris Bidang Politik almarhum Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, menyampaikan materi bertajuk “Melawan Serakahnomic”. Menurutnya, tantangan terbesar pembangunan nasional saat ini adalah praktik ekonomi yang lebih mengutamakan kepentingan kelompok tertentu dibanding kesejahteraan rakyat.

Nehemia mengkritisi praktik ekonomi yang didominasi keserakahan, monopoli, dan ketimpangan penguasaan sumber daya. Ia menilai pemerintah memiliki peluang besar mengembalikan arah pembangunan sesuai amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melalui penguatan ekonomi kerakyatan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, koperasi, serta pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada kepentingan nasional.

“Indonesia harus membangun ekonomi yang berkeadilan, bukan ekonomi yang dikuasai oleh keserakahan. Ekonomi nasional harus kembali kepada semangat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” tegas Nehemia Lawalata.

Wadah Kolaborasi Nasional Relawan

Mewakili para inisiator, Yoserizal Nasution memaparkan arah pembentukan Forum Komunikasi Nasional-08 sebagai forum koordinasi nasional yang menghubungkan seluruh organisasi relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto. FKN-08 mengedepankan prinsip kolektif dan kolegial melalui Sekretariat Nasional (Seknas) tanpa membentuk struktur ketua umum.

Seknas bertugas mengoordinasikan berbagai bidang strategis, antara lain hukum, ketahanan pangan, energi, UMKM, pendidikan, investasi, hilirisasi industri, teknologi informasi, kesehatan, komunikasi publik, pelestarian lingkungan hidup, kemaritiman, serta hubungan antar-lembaga. Yoserizal menegaskan arah perjuangan FKN-08 adalah mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan menjadikan Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan utama pembangunan ekonomi nasional.

Mitra Strategis Pemerintah

Dalam pemaparannya, H. Safriin menyampaikan bahwa FKN-08 akan menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program yang menjadi fokus FKN-08 meliputi ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, investasi, hilirisasi industri, pendidikan, kesehatan, transformasi digital, pelestarian lingkungan hidup, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan komunikasi publik.

“Relawan harus menjadi solusi. Kita bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” ujar H. Safriin.

Hasil Konsolidasi dan Pernyataan Sikap

Pada sesi penutupan, KH Matsani Abdur Rahman menyampaikan kesimpulan hasil konsolidasi yang menegaskan komitmen seluruh organisasi relawan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan koordinasi nasional, membangun program kerja bersama, serta membentuk perangkat kerja berdasarkan bidang keahlian guna memperkuat kontribusi nyata relawan terhadap program-program pemerintah.

Seluruh peserta konsolidasi juga menyampaikan Pernyataan Sikap yang berisi dukungan penuh terhadap seluruh program strategis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan penguatan kemandirian bangsa. Peserta menyatakan komitmen menjadi mitra strategis dalam mengawal, menyosialisasikan, serta mendukung implementasi kebijakan pemerintah yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, maju, adil, makmur, dan sejahtera.

Melalui Konsolidasi Rakyat ini, Forum Komunikasi Nasional-08 menegaskan komitmennya menjadi wadah sinergi nasional seluruh organisasi relawan dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengedepankan semangat persatuan, gotong royong, profesionalisme, serta kerja nyata untuk mendukung program-program strategis pemerintah yang berpihak kepada rakyat dan memperkuat kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Tentang FKN-08:
Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08) adalah wadah sinergi nasional seluruh organ relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto yang bergerak berdasarkan prinsip kolegial, gotong royong, dan kerja nyata untuk mendukung program-program strategis pemerintah yang berpihak kepada rakyat.

Kontak Media:
Sekretariat Nasional Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08)
Email: forumkomunikasinasional@gmail.com
WhatsApp: 082138393333 / 08211068519
Jakarta, 11 Juli 2026.

(red/Maya)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *