GP Al Washliyah Gelar Rakernas 2026, Fokus pada Kedaulatan Ekonomi dan Rekomendasi Strategis untuk Presiden

Organisasi404 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | JAKARTA, 12 Juli 2026 – Gerakan Pemuda (GP) Al Washliyah resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 pada 12–13 Juli 2026 di Hotel Orchardz Industri, Jakarta. Mengusung tema “Penguatan Peran Pemuda Al Washliyah dan Kedaulatan Ekonomi di Tengah Dinamika Politik Global”, forum ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menyusun arah kebijakan organisasi serta merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah.

 

banner 336x280

Rakernas yang dihadiri sekitar 300 peserta ini melibatkan jajaran Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, mahasiswa, kader pemuda dari berbagai provinsi, serta tamu undangan. Acara dibuka dengan laporan Ketua Panitia, Riduan Dalimunthe, S.H.I., M.H., yang menekankan bahwa Rakernas bukan sekadar agenda internal, melainkan ruang kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

 

“Rakernas ini bukan hanya membahas agenda internal organisasi, tetapi menjadi ruang bagi Gerakan Pemuda Al Washliyah untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” ujar Riduan. Ia juga mengungkapkan bahwa hasil rumusan Rakernas akan disampaikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia beserta kementerian terkait tiga hari setelah acara berakhir.

 

Kemandirian Ekonomi Melalui Koperasi dan 41 Unit Usaha

 

Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, menegaskan bahwa organisasi kini memasuki fase baru dengan prioritas utama pada kemandirian ekonomi. Ia mengumumkan bahwa Koperasi Gerakan Pemuda Al Washliyah telah resmi berdiri dengan badan hukum, kantor operasional, dan kelengkapan administrasi yang sah.

 

Untuk memperkuat fondasi ekonomi, GP Al Washliyah menargetkan pembentukan 41 unit usaha sebagai simbol tahun berdirinya organisasi pada 1941. Unit usaha tersebut mencakup berbagai sektor produktif seperti barbershop, pabrik roti, hingga industri produksi lainnya yang dikelola koperasi untuk kesejahteraan kader.

 

“Kami ingin Gerakan Pemuda Al Washliyah tidak hanya kuat dalam kaderisasi, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” stated Aminullah. Ia juga menyebutkan rencana pengelolaan usaha pertambangan yang akan dijalankan secara ketat sesuai ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku. “Kami menegaskan seluruh aktivitas usaha harus dilakukan secara legal, tertib administrasi, dan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

 

Penguatan Hukum dan Sinergi dengan Polri

 

Selain aspek ekonomi, GP Al Washliyah juga memperkuat sisi perlindungan hukum dan keamanan melalui pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Al Washliyah dan penguatan Brigade Hawari. LBH dibentuk untuk memberikan pendampingan hukum bagi kader dan masyarakat, serta melindungi aset organisasi. Sementara Brigade Hawari akan dikembangkan melalui pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan disiplin dan wawasan kebangsaan.

 

Dalam sambutannya, Aminullah menyatakan dukungan penuh GP Al Washliyah kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas korupsi, mafia migas, mafia tambang, dan berbagai praktik kejahatan lainnya. “Kami mendukung langkah Polri dalam pemberantasan korupsi dan berbagai bentuk kejahatan lainnya sebagai bagian dari pelaksanaan program pemerintah,” katanya.

 

Apresiasi Pimpinan dan Perwakilan Kapolri

 

Mewakili Kapolri yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, Kombes Pol. Dally Achmad Mutiara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakernas. Ia berharap GP Al Washliyah terus melahirkan kader-kader yang religius, humanis, nasionalis, dan progresif bagi kemajuan Indonesia.

 

Sementara itu, Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr. H. Masyhuril Khamis, S.H., M.M., menilai pelaksanaan Rakernas pasca-Muktamar sebagai langkah tepat untuk fokus pada konsolidasi. Ia mengajak seluruh organisasi bagian Al Washliyah, termasuk HIMMAH, IPA, APA, ISARAH, IGDA, dan Muslimat, untuk bergerak bersama menjalankan program kerja yang telah dirumuskan.

 

“Muktamar berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan yang diterima seluruh keluarga besar Al Washliyah. Kini saatnya seluruh organisasi bagian bergerak bersama,” ujar Masyhuril.

 

Rakernas GP Al Washliyah 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan semangat “Mandiri, Produktif, Modern”, serta memberikan kontribusi pemikiran strategis bagi penguatan ekonomi umat dan pembangunan nasional.

(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *