Karyawan PT SLI mengeluh Di Hadapan Camat Balaraja, Buka Kembali Pabrik, Abdul Hamid: Kita Punya Keluarga

Berita176 Dilihat
banner 468x60

INEWSFAKTA.COM | KABUPATEN TANGERANG | Ratusan warga Desa Sentul yang tergabung dalam aliansi “Wamasgub” (Warga Masyarakat Desa Sentul Guyub) menggelar aksi damai di Kantor Kecamatan Balaraja pada Rabu, 5 November 2025.

Aksi ini menuntut Bupati Tangerang agar mencabut Surat Pemberhentian Sementara kegiatan produksi PT Sukses Logam Indonesia (SLI).

banner 336x280

Audiensi yang dihadiri oleh perwakilan warga dan karyawan PT SLI ini berlangsung kondusif. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimcam Balaraja, termasuk Kasatpol Kecamatan Balaraja, serta perwakilan dari aparat keamanan seperti Intel Polresta Tangerang, Babinsa, dan Binamas Desa Sentul, dan Perwakilan Pemerintah Desa Sentul.

Keluhan Kritis Karyawan dan Kesaksian Warga

Dalam sesi audiensi, berbagai keluhan disampaikan oleh karyawan PT SLI yang sebagian besar berasal dari Desa Sentul.

Mereka menyuarakan ancaman krisis ekonomi rumah tangga akibat penghentian mendadak ini.

Ade Makmun, salah satu karyawan, dengan emosional mengungkapkan bahwa penghentian kerja sangat menyulitkan: “Kami di situ benar-benar emang mencari nafkah buat anak istri. Satu hari aja bagi kami itu benar-benar membutuhkan.”

Sementara itu, warga yang tinggal persis di belakang tembok pabrik, Riki, memberikan kesaksian mengenai kondisi lingkungan. la membenarkan adanya masalah debu di masa lalu (sekitar 2019), namun menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah tidak separah

Respon Camat Willy Patria: Mendorong KLHK Turun Tangan

Menanggapi keluhan yang disampaikan langsung oleh perwakilan warga dan karyawan, Camat Balaraja, Willy Patria, S.E., M.Si., didampingi Sekcam Andi Sulaeman, S.STP., menjelaskan posisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Camat Willy Patria menjelaskan bahwa penghentian sementara adalah langkah yang diambil Pemkab karena adanya keluhan warga yang viral hingga tingkat nasional. Namun, karena perizinan PT SLI dikeluarkan oleh Kementerian, Bupati telah mengirimkan surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selaku pemberi izin untuk menelaah kembali masalah ini.

“Dengan kehadiran kawan-kawan hari ini, kami akan segera menindaklanjuti dan melaporkan ke Pak Bupati. Ini untuk mempercepat proses monitoring dari Kementerian,” tegas Camat Willy Patria. “Kalau sudah clear semua, baru pastinya dipersilakan lagi langsung untuk berproduksi.”

Camat lantas meminta warga untuk bersabar, menegaskan bahwa Pemkab Tangerang sangat mendukung investasi yang masuk, namun keputusan akhir untuk operasional PT SLI berada pada rekomendasi dari KLHK.

Aksi damai yang mengambil bentuk audiensi ini menunjukkan upaya warga mencari keadilan ekonomi dan menjadi perhatian serius bagi Forkopimcam Balaraja.

(red/Hariri)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed