INEWSFAKTA.COM | Jakarta – Polres Kepulauan Seribu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 guna pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (11/03/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara.
Rakor dipimpin oleh Wakil Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu H. Aceng Zaeni, S.Ag., M.H., didampingi Kabbag Ren Polres Kepulauan Seribu Kompol Rahmat Suryaman, S.E., M.M., serta Pabung Kodim 0502/Jakarta Utara Mayor Czi Yuhana. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat utama Polres Kepulauan Seribu, unsur TNI, serta berbagai instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, KSOP, Basarnas, Sudin Kesehatan, Sudin Parekraf, Kominfo, hingga BMKG Kepulauan Seribu.
Dalam sambutan Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, S.I.K., M.Si., yang dibacakan oleh Kabbag Ren Polres Kepulauan Seribu Kompol Rahmat Suryaman disampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan bagian penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat sebagai operasi kepolisian terpusat yang bertujuan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Kapolres menyampaikan bahwa wilayah Kepulauan Seribu memiliki karakteristik tersendiri sebagai daerah kepulauan dengan aktivitas transportasi laut dan wisata bahari yang cukup tinggi, khususnya pada masa libur Idul Fitri. Oleh karena itu diperlukan kesiapan optimal dari seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini diharapkan dapat terbangun sinergitas, komunikasi, dan koordinasi yang efektif antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah serta seluruh stakeholder terkait sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 dapat berjalan dengan optimal.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, S.I.K., M.Si., juga menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar instansi dalam pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, seluruh pihak diminta melakukan pemetaan potensi kerawanan yang mungkin terjadi, khususnya di pelabuhan, objek wisata serta jalur transportasi laut.
Seluruh personel juga diharapkan menyiapkan sarana prasarana serta langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi situasi kontinjensi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional dan responsif.
Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Seribu H. Aceng Zaeni menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2026 merupakan operasi rutin tahunan yang bertujuan menjamin keamanan, kelancaran dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan memeriahkan malam takbiran melalui Festival Seribu Bedug yang dipusatkan di Bundaran HI serta melibatkan perwakilan dari setiap kelurahan. Selain itu terdapat program kampanye “Mudik ke Jakarta” yang mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk berwisata ke Jakarta termasuk Kepulauan Seribu selama masa libur lebaran.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan fasilitas kapal gratis menuju Kepulauan Seribu guna mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Pabung Kodim 0502/Jakarta Utara Mayor Czi Yuhana dalam sambutannya menyatakan bahwa jajaran TNI siap memberikan dukungan penuh kepada Polres Kepulauan Seribu dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Personel TNI akan dikerahkan untuk membantu pengamanan di titik-titik keberangkatan maupun kedatangan penumpang menuju wilayah Kepulauan Seribu.
Pengamanan di wilayah pulau juga akan diperkuat oleh jajaran Danramil dan Babinsa yang disiagakan di setiap pulau berpenghuni guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa perayaan Idul Fitri.
Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Kepulauan Seribu Kompol Yunizar, S.E., M.M. menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung mulai 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Operasi ini melibatkan sebanyak 125 personel yang terdiri dari unsur pimpinan, staf, posko serta empat satuan tugas yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakan Hukum dan Satgas Bantuan Operasi.
Dalam pelaksanaannya Polres Kepulauan Seribu akan mendirikan lima Pos Pengamanan yang berada di Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka dan Pulau Harapan sebagai titik strategis pengamanan wilayah.
Sementara itu Kasat Intelkam Polres Kepulauan Seribu AKP Slamet Wiyono, S.H. memaparkan perkembangan situasi keamanan di wilayah Kepulauan Seribu yang meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya hingga keamanan. Ia juga mengingatkan adanya potensi kerawanan seperti lonjakan wisatawan pasca Idul Fitri, potensi cuaca ekstrem, penyalahgunaan kembang api hingga risiko kebakaran.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menentukan langkah-langkah strategis pengamanan sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu dapat berjalan aman, tertib dan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
(red)




















