BOGOR, INEWSFAKTA.COM –
PT Synapse Power Artificial kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan transformasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia melalui penyelenggaraan “Learn. Share. Grow.” Training & Workshop yang berlangsung di Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Bogor, Sabtu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti hampir 200 peserta yang berasal dari kalangan profesional, akademisi, pendidik, praktisi teknologi, hingga berbagai komunitas industri. Workshop ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas literasi AI sekaligus memperkuat pengembangan talenta digital nasional.
Vice President sekaligus Director PT Synapse Power Artificial, Simon Schmidt, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain penting dalam ekonomi AI global. Menurutnya, potensi tersebut harus didukung oleh investasi yang seimbang antara pembangunan infrastruktur teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang kecerdasan buatan. Namun, infrastruktur saja tidak cukup. Kita juga perlu berinvestasi pada pengetahuan dan sumber daya manusia. Melalui Learn. Share. Grow., kami ingin memperluas akses pendidikan AI sekaligus membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk berpartisipasi dalam ekonomi AI global,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai perkembangan teknologi AI, transformasi digital, cloud computing, inovasi teknologi, hingga kebutuhan infrastruktur komputasi modern yang menjadi fondasi pengembangan kecerdasan buatan.
Program tersebut dikemas melalui presentasi, diskusi interaktif, praktik langsung, serta sesi berbagi pengalaman yang mengusung tiga pilar utama, yakni Learn untuk memperdalam pengetahuan, Share untuk memperkuat kolaborasi, dan Grow sebagai upaya membangun ekosistem AI yang berkelanjutan.
Fokus pada Infrastruktur GPU
Selain pengembangan sumber daya manusia, Synapse Power juga menaruh perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur komputasi AI di Indonesia, khususnya melalui pengembangan Distributed GPU Infrastructure.
Chief Technology Officer (CTO) PT Synapse Power Artificial, Adam Ahmad Khalid, menjelaskan bahwa kebutuhan komputasi AI akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan machine learning, deep learning, analisis data, hingga berbagai aplikasi berbasis high-performance computing.
“Tahap berikutnya dalam perkembangan AI membutuhkan kapasitas komputasi yang jauh lebih besar. Karena itu kami membangun infrastruktur yang scalable agar mampu mendukung developer, peneliti, institusi pendidikan, startup, hingga dunia usaha,” jelasnya.
Menurut Adam, kehadiran infrastruktur GPU di Indonesia akan membuka peluang lebih besar bagi para pengembang lokal untuk tidak hanya mempelajari AI, tetapi juga melakukan eksperimen, riset, hingga menghasilkan inovasi berbasis kecerdasan buatan.
Indonesia Berpeluang Menjadi Kekuatan AI Regional
Komisaris PT Synapse Power Artificial, Bahriandi, S.T., menilai Indonesia memiliki modal yang kuat berupa talenta muda, pasar digital yang besar, dan ambisi untuk menjadi bagian penting dalam perkembangan AI global.
Ia menegaskan bahwa pengembangan talenta harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur agar inovasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Dengan menghubungkan pendidikan, industri, dan kemampuan komputasi, kita dapat membangun fondasi yang lebih kuat bagi daya saing Indonesia dalam jangka panjang,” katanya.
Kolaborasi Industri dan Akademisi
Workshop tersebut juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari dunia pendidikan dan industri. Ketua Synapse Power Foundation, H. Guntur P. Said, S.H., M.H., menegaskan bahwa transformasi digital tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi, perguruan tinggi, akademisi, organisasi profesi, dan komunitas.
Sementara itu, sesi keynote disampaikan oleh Dr. H. Endang Iryani, S.S., M.Pd., Associate Professor LPPM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus dosen Universitas MH Thamrin Jakarta. Dalam paparannya, ia mengulas perkembangan AI, transformasi digital, inovasi teknologi, serta pentingnya membangun budaya kolaborasi dalam menghadapi perubahan teknologi global.
Bangun Ekosistem AI Indonesia
Antusiasme hampir 200 peserta menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kecerdasan buatan serta kebutuhan akan ruang pembelajaran yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.
Bagi Synapse Power, Learn. Share. Grow. bukan sekadar tema pelatihan, melainkan filosofi perusahaan dalam membangun ekosistem AI Indonesia melalui penguatan pendidikan, kolaborasi lintas sektor, serta penyediaan infrastruktur komputasi modern.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas program pelatihan AI, memperkuat kemitraan dengan institusi pendidikan, serta mengembangkan infrastruktur GPU agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga mampu melahirkan inovator dan pengembang AI yang berdaya saing di tingkat global.
Tentang PT Synapse Power Artificial
PT Synapse Power Artificial merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang Artificial Intelligence, Cloud Computing, Distributed GPU Infrastructure, serta pendidikan AI. Melalui berbagai inisiatif yang mengusung semangat Learn. Share. Grow., perusahaan berupaya menghubungkan pengembangan sumber daya manusia dengan infrastruktur teknologi guna mempercepat terbentuknya ekosistem AI Indonesia yang inklusif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global.


















